Mengajar Renang Gaya Bebas

Fardan Okta Isnawan (15601241064)
Muhammad Iqbal Ikhsani (15601241065)
Jimal Arrofiqi (15601241067)
Fitria Gancar Nugraha (15601241073)

 

 

Berenang merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan diri di air. Selain itu renang juga merupakan salah satu cabang olahraga yang popular. Ada berbagai macam teknik atau gaya dalam berenang seperti gaya bebas, gaya dada, gaya punggung dan gaya kupu – kupu. Kali ini kita akan membahas bagaimana cara mengajar renang gaya bebas. Renang gaya bebas merupakan gaya paling mudah untuk dipelajari, sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk menguasai renang gaya ini. Berikut ini langkah – langkah yang dilakukan saat mengajar renang :

  1. Posisi Tubuh

Pertama yang perlu dipahami adalah posisi tubuh saat melakukan gaya bebas. Berenang dengan gaya bebas tidak sesederhana itu, posisi tubuh tetap harus tepat dan sewaktu melakukan renang gaya bebas posisi badan perlu streamline. Streamline artinya mulai dari kaki hingga kepala sejajar dan lurus.

Mengapa harus streamline?. Karena untuk mengurangi hambatan yang diterima tubuh, jika badan tidak streamline maka hambatan yang diterima akan besar. Maka akan mngakibatkan kecepatan berenang berkurang.

  1. Gerakan Meluncur

Selanjutnya adalah cara meluncur. Melatih cara meluncur sangatlah penting karena untuk awalan ketika akan melakukan renang gaya bebas maupun gaya yang lain. Berikut ini langkah – langkah untuk belajar meluncur:

  • Pertama ambil posisi dengan berdiri di tepi kolam renang di mana satu kaki harus menempel di dinding kolam.
  • Bungkukkan tubuh ke depan dan pastikan bahwa posisinya sejajar dengan permukaan air sambil juga meluruskan kedua tangan.

  • Tolakkan kaki yang tadinya menempel di dinding kolan sekuat tenaga dan jaga keseimbangan tubuh serta pertahankan supaya tetap lurus.
  • Usahakan posisi tangan dan kaki tetap lurus sejajar dengan permukaan air hingga berhenti.
  • Selama dalam kondisi meluncur, jangan lupa untuk mengambil napas dan usahakan melakukannya dengan benar.
  • Langkah tersebut dapat dilakukan secara berulang kali hingga akhirnya kecepatannya stabil dan sudah melesat jauh ke depan.

Meluncur berfungsis untuk memberikan kecepatan awal saat berenang. Meluncur juga dapat membantu untuk mengurangi jarak yang tempuh dengan kecepatan yang diperoleh dan dengan tenaga yang digunakan ketika meluncur. Maka saat badan dalam posis streamline dapat menambah kecepatan saat meluncur.

  1. Gerakan Kaki

Selanjutnya belajar teknik gerakan kaki. Salah satu satu factor agar dapat berenang dengan cepat adalah teknik gerakan kaki yang benar. Karena gerakan kaki memiliki gaya dorong yang kuat. Berikut ini merupakan latihan gerakan kaki gaya bebas:

  • Lakukan latihan gerakan kaki secara bersamaan dengan waktu latihan meluncur.
  • Atau bisa juga dilakukan dengan mengambil posisi berdiri menghadap dinding kolam sambil kedua tangan berpegangan ke dinding kolam.
  • Luruskan kedua kaki ke belakang dengan posisi tubuh menelungkup.
  • Gerakkan kaki ke atas dan bawah bergantian dengan amplitude sekitar 15 – 20 cm dan pastikan kedua kaki harus berada dalam kondisi yang rileks atau lemas. Karena jika terlalu tegang atau kaku, hasil gerakan tentu tak akan menjadi baik.
  • Pada saat melakukan gerakan kaki, usahakan memulai dari pangkal paha.

Dalam melakukan gerakan kaki usahakan kaki tidak mengeluarkan suara sehinnga gerakan kaki berada di bawah permukaan air. Jika terdapat bunyi saat melakukan gerakan kaki maka gerakannya tidak efektif sehingga dorongan dari gerakan kaki berkurang. Usahakan kaki tidak ditekuk/gerakan kaki dari lutut ke bawah, karena jika ditekuk maka kemungkinannya kaki akan keluar ke permukaan air dan mengeluarkan bunyi. Usahakan jarak ketika mengayunkan kaki tidak terlalu lebar agar tidak membuang tenaga karena jika terlalu lebar maka kecepatan yang diperoleh kurang efisien. Gerakan kaki dalam gaya bebas itu harus terus bergerak (tidak berhenti).

  1. Gerakan Lengan

Gerakan lengan gaya bebas mempunyai 3 tahapan, yaitu pull, push dan recovery. Tahapan pull adalah gerakan menarik lengan bawah dari depan kepala menuju ke depan dada. Tahapan push adalah gerakan mendorong dari depan dada ke samping badan. Saat melakukan push usahakan posisi badan berubah menjadi miring agar lebih mudah mengambil nafas.  Jari – jari rapat saat melakukan tahapan pull dan push. Tahapan recovery adalah gerakan lengan selama di luar air yaitu memindahkan telapak tangan saat keluar dari air untuk di bawa ke depan kepala dan masuk ke dalam air. Saat melakukan recovery usahakan siku ditekuk dan lewat diatas kepala saat akan masuk ke dalam air dengan jari – jari dahulu.

Berikut adalah 2 cara latihan gerakan lengan yang dapat dilakukan:

Latihan di Tempat

  • Pertama berdiri dengan badan dibungkukkan dan kedua tangan lurus.
  • Kemudian tangan kanan ditarik ke bawah sambil menekan air sampai berada di bawah badan atau di depan dada.
  • Pada waktu tangan sampai di bawah badan, dorong tangan melewati sampaing badan
  • Saat mendorong posisi badan berubah menjadi miring agar nanti mudah untuk mengambil nafas
  • Lalu siku dibengkokkan dan tangan diangkat
  • Masukkan kembali ke dalam air dengan jari tangan masuk terlebih dahulu
  • Lakukan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri.
  • Lakukan secara berulang-ulang

Latihan Sambil Meluncur

  • Pertama posisikan badan untuk siap meluncur
  • Tolakkan kaki sampai meluncur ke depan
  • Saat meluncur usahakan kaki tetap diam sehingga lengan saja yang bergerak
  • Lakukan gerakan lengan seperti saat latihan di tempat
  • Ulangi sampai bisa

5. Teknik Pernapasan

Pengambilan napas yang baik dan biasa dilakukan para perenang adalah ke satu arah, artinya ke sebelah kanan saja atau ke sebelah kiri saja. Jarang dilakukan mengambil napas ke sebelah kiri dan ke sebelah kanan. Pengambilan nafas yang efektif menggunakan mulut, lalu menghembuskan lewat hidung saat di dalam air. Berikut adalah langkah-langkah teknik pernapasan dalam gaya bebas:

  • Saat yang tepat untuk mengambil nafas adalah saat lengan dalam posisi mendorong atau  push
  • Gerakan ini dilakukan bersamaan ketika lengan yang searah dengan arah putaran kepala berada di belakang samping tubuh.
  • Saat posisi miring inilah kesempatan untuk mengambil nafas
  • Pengambilan udara di lakukan dengan mulut untuk menghindari masuknya air ke hidung dan untuk mempersingkat waktu pengambilan udara, karena harus di lakukan dengan cepat
  • Setelah itu wajah harus kembali menghadap masuk ke dalam air dan barulah napas dihembuskan.
  • Pada saat wajah kembali terbenam kedalam air, keluarkanlah udara dengan santai dari hidung.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini :

Latihan pernafasan juga dapat dilakukan ditempat seperti latihan gerakan lengan, usahakan badan dalam posisi miring saat akan mengambil nafas

  1. Gerakan Koordinasi Kaki, Lengan dan Pernapasan

Setelah itu mengkoordinasikan gerakan lengan, gerakan kaki dan teknik pernapasan. Berikut ini langkah – langkah latihan gerakan koordinasi renang gaya bebas:

  • Ambil posisi awal yang benar untuk meluncur.
  • Lakukanlah gerakan kaki\ secara bergantian dipukulkan naik-turun.
  • Lengan gerakkan dengan melemparnya ke arah depan dan dilakukan secara bergantian.
  • Saat lengan melakukan gerakan push, miringkan kepala ke satu arah untuk mengambil napas. Lalu wajah bisa kembali menghadap ke bawah atau ke dalam air untuk bisa mengembuskan napas yang baru saja diambil.

Untuk lebih jelas lagi lihat video berikut ini :

https://www.youtube.com/watch?v=90M4GhWhTX8

 

 

 

 

Sumber :

Sismadiyanto dan Ermawan Susanto. (2008). Dasar Gerak Renang. Yogyakarta : Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta

Erlita, S.S, (2017). 8 Teknik Renang Gaya Bebas dan Gambarnya. https://olahragapedia.com/teknik-renang-gaya-bebas. Diakses pada 28 Desember 2017.

Cah Samin, (2015). Renang Gaya Bebas (Pengertian, Teknik Dasar, Tips). http://www.artikelmateri.com/2015/12/renang-gaya-bebas-pengertian-teknik-dasar-tips-adalah.html. Diakses pada 28 Desember 2017.

Fatma Atik Mulyani, (2016). Macam-Macam Gaya Renang Kelas 5 SD. http://fatmaatik18.blogspot.co.id/2016/10/macam-macam-gaya-renang-kelas-5-sd.html. Diakses pada 28 Desembaer 2017.

Anonymous, (2015). Aktivitas Air (Akuatik) I : Gaya dada, Gaya bebas, Gaya punggung, Gaya kupu-kupu, Loncat indah. http://www.nafiun.com/2015/08/aktivitas-air-akuatik-i-gaya-dada-bebas-punggung-loncat-indah.html. Diakses pada 2 Januari 2018.

Juni Hartono, (2016). RENANG GAYA DADA / KATAK (Teknik Dasar, Latihan Gerak Meluncur, Kaki, Tangan, Mengambil Nafas, Koordinasi, Ketentuan, Nilai Gaya Dada). http://walpaperhd99.blogspot.co.id/2016/07/renang-gaya-dada-katak-teknik-dasar.html. Diakses pada 3 Januari 2018.

Pengalaman OSPEK UNY dan OSPEK FIK UNY 2015 serta Pelatihan ICT

Bayangan pertama kali saat mendengar kata “OSPEK” dalam benak saya adalah perploncoan, dipermalukan, dan lain sebagainya. Ternyata dugaan itu salah, saat jadwal OSPEK sudah mendekati keluarlah peraturan tentang OSPEK dan MOS oleh menteri pendidikan. Setelah keluar peraturan tentang OSPEK dan MOS, itu membuat ras takut saya sedikit berkurang. Saat Jadwal OSPEK sudah mendekati, saya sedikit takut. Tapi ternyata saat pelaksanaan OSPEK, sangat menyenangkan menurut saya.

Sebelum OSPEK dimulai 4 hari sebelum Ospek diadakan TM (Technical Meeting) selama 3 hari di ORMAWA Barat FIK. Hari pertama TM rasa takut akan Ospek masih terngiang dibenak saya. Setelah berkumpul, kami diberi pengumuman bahwa Ospek akan diakan 5 hari dengan rincian 2 hari Ospek Universitas yang diselenggarakan di GOR UNY lalu dilanjutkan 3hari Ospek Fakultas yang dilaksanakan di masing – masing fakultas.  Sebelum Ospek kita para maba (mahasiswa baru) akan dibagi kelompok, tetapi pada hari pertama masih dibagi kelompok sementara dan dipandu olek masing – masing senior yang telah terpilih. Setelah dibagi beberapa kelompok masing – masing kelompok dibawa oleh senior pemandu sementara untuk diberi materi dan apa saja yang harus disiapkan saat Ospek berlangsung ke tempat yang setidaknya nyaman. Setelah mendapat tempat yang cocok, hal pertama yang diberikan kepada kelompok saya adalah menghafal yel – yel fakultas yang nantinya akan digunakan saat Ospek Universitas di Gor bersama dengan fakultas yang lain. Setelah berlatih menghafal yel – yel kami diberi penugasan membawa peralatan yang rencananya akan dibuat bersama – sama dengan kelompok tetap pada hari ketiga TM dan akan digunakan saat Ospek Universitas dan Ospek Fakultas. TM pertama selesai dengan materi menghafal yel – yel meskipun belum terlalu hafal dan persiapan peralatan untuk hari ketiga TM.

Esok harinya pada TM kedua, kami dibagi kelompok dan pemandu tetap untuk membuat peralatan pada TM ketiga. Setelah dibagi kelompok, masing – masing kelompok berkumpul bersama pemandu masing – masing untuk diberi pengarahan tentang Ospek. Awal berkumpul kami memperkenalkan diri masing – masing, lalu dipilih ketua kelompok untuk mengkoordinir anggota kelompok. Setelah itu kami diberi penugasan membuat artikel ilmiah ditulis tangan dan di kumpulkan pada hari kedua ospek fakultas, lalu penugasan selanjutnya membuat artikel “jelaskan mengapa memilih uny dan prodi yang dipilih” ditulis tangan pada folio bergaris 1,5 lembar ( 3 halaman ). TM kedua selesai, lalu kami mencari bahan – bahan yang akan dibuat bersama – sama pada TM ketiga.

Keesokan harinya pada TM ketiga, kami bersama – sama membuat semua peralatan yang akan digunakan saat Ospek Universitas maupun Ospek Fakultas. Kami berbagi tugas agar cepat menyelesaikan semua dan segera pulang untuk istirahat. Setelah selesai, kami langsung pulang untuk mempersiapkan semua yang akan dibawa saat Ospek berlangsung. Jeda 1 hari sebelum Ospek kami gunakan sepenuhnya untuk istirahat.

Saat Ospek tiba kami seluruh maba FIK ( Fakultas Ilmu Keolahragaan ) berkumpul dahulu, lalu kami bersama – sama berangkat menuju GOR UNY. Selama 2 hari Ospek Universitas, kami dari masing – masing fakultas berlomba menyerukan yel – yel. Dari 7 Fakultas di UNY, FIK mempunyai jumlah maba paling sedikit tapi FIK tidak kalah bersaing yel – yel dengan fakultas yang lain. Setelah Ospek Universitas dilanjutkan dengan Ospek Fakultas selama 3 hari. Selama Ospek Fakultas, ternyata juga menyenangkan. Ospek Fakultas dilakukan di Hall Tenis Indoor FIK UNY. Selama disana kami di undangkan para pembicara atau narasumber yang inspiratif, seperti Bupati Kulonprogo, atlet nasional panahan uny yang telah memperoleh banyak medali maupun penghargaan, dan masih banyak lagi. Setelah ospek ada jadwal Pelatihan ICT yang diselenggarakan di PUSKOM UNY. Selama pelatihan cukup asik apalagi saya juga menyukai tentang dunia informatika meskipun saya bukan ahlinya. Pelatihan diadakan dari pukul 12.30 – 17.30 di lantai 2. Pemberian materinya cukup jelas meskipun ada beberapa bagian yang masih saya tanyakan. Sekian yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat.